Search

Ads by mkMob

Sponsored Links

Sponsored Links

Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

4. MENGENAL MERAH PUTIH BENDERA KEBANGSAANKU

Bendera nasional Indonesia adalah sebuah bendera berdesain sederhana dengan dua warna yang dibagi menjadi dua bagian secara mendatar (horizontal). Warnanya diambil dari warna Kerajaan Majapahit. Sebenarnya tidak hanya kerajaan Majapahit saja yang memakai bendera merah putih sebagai lambang kebesaran. Sebelum Majapahit, kerajaan Kediri telah memakai panji-panji merah putih.
Selain itu, bendera perang Sisingamangaraja IX dari tanah Batak pun memakai warna merah putih sebagai warna benderanya, bergambar pedang kembar warna putih dengan dasar merah menyala dan putih. Warna merah dan putih ini adalah bendera perang Sisingamangaraja XII. Dua pedang kembar melambangkan piso gaja dompak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII.

Ketika terjadi perang di Aceh, pejuang - pejuang Aceh telah menggunakan bendera perang berupa umbul-umbul dengan warna merah dan putih, di bagian belakang diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta beberapa ayat suci Al Quran.

Di zaman kerajaan Bugis Bone,Sulawesi Selatan sebelum Arung Palakka, bendera Merah Putih, adalah simbol kekuasaan dan kebesaran kerajaan Bone.Bendera Bone itu dikenal dengan nama Woromporang.

Ketika perang Jawa (1825-1830M) Pangeran Diponegoro memakai panji-panji berwarna merah putih dalam perjuangannya melawan Belanda.
Bendera yang dinamakan Sang Merah Putih ini pertama kali digunakan oleh para pelajar dan kaum nasionalis pada awal abad ke-20 di bawah kekuasaan Belanda. Setelah Perang Dunia II berakhir, Pada 17 Agustus 1945 Indonesia merdeka dan baru menjadikan bendera merah putih menjadi bendera nasional dengan sebutan ''Sang Saka Merah Putih'' dengan warna merah berarti berani dan putih berarti suci, dijahit oleh ibu Fatmawati tapi kemudian mulai pada tahun 1969 ''Sang Saka Merah Putih'' tidak digunakan lagi karena kondisinya sudah tua dan diganti dengan bendera duplikatnya.

Kita patut kagum kepada para pahlawan, karena telah berkorban mempertahankan ''Sang Saka Merah Putih'' tetap berkibar di tanah air dan tidak pernah jatuh ke tangan penjajah meskipun pemerintah kolonial Belanda pernah menduduki ibu kota. Dan sampai sekarang Merah Putih akan tetap berkibar di tanah airku tercinta Indonesia.

Peraturan Tentang Bendera Merah Putih,
UUD '45 pasal 35
Bendera Negara Indonesia ialah Sang Merah Putih.
Peraturan Pemerintah No.40/1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia.

3. MENGENAL DASAR NEGARAKU INDONESIA

Dalam posting sebelumnya telah kita bicarakan tentang lambang negara kita Indonesia yaitu Burung Garuda. Dan ini berkaitan dengan dasar negara kita yaitu Pancasila yang menjadi simbol prisai yang terletak di dada burung garuda


Setiap gambar emblem yang terdapat pada perisai berhubungan dengan simbol dari sila Pancasila yang diprakarsai oleh Presiden Sukarno.

1. Bintang Tunggal
Ketuhanan Yang Maha Esa. Perisai hitam dengan sebuah bintang emas berkepala lima menggambarkan agama-agama besar di Indonesia, Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan juga ideologi sekuler sosialisme.
Pada masa orde baru, lambang ini juga digunakan oleh salah satu dari tiga partai pemerintah, yaitu Partai Persatuan Pembangunan/ PPP.

2. Rantai Emas
Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab. Rantai yang disusun atas gelang-gelang kecil ini menandakan hubungan manusia satu dengan yang lainnya yang saling membantu. Gelang yang lingkaran menggambarkan wanita, gelang yang persegi menggambarkan pria.

3. Pohon Beringin
Persatuan Indonesia. Pohon beringin(Ficus benjamina) adalah sebuah pohon Indonesia yang berakar tunjang - sebuah akar tunggal panjang yang menunjang pohon yang besar tersebut dengan bertumbuh sangat dalam ke dalam tanah. Ini menggambarkan kesatuan Indonesia. Pohon ini juga memiliki banyak akar yang menggelantung dari ranting-rantingnya. Hal ini menggambarkan Indonesia sebagai negara kesatuan namun memiliki berbagai akar budaya yang berbeda-beda.
Pada masa orde baru, lambang ini juga digunakan oleh salah satu dari tiga partai pemerintah, yaitu Partai Golongan Karya/ Golkar.

4. Kepala Banteng
Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Binatang banteng (Latin: Bos javanicus) atau lembu liar adalah binatang sosial, sama halnya dengan manusia cetusan Presiden Soekarno dimana pengambilan keputusan yang dilakukan bersama (musyawarah), gotong royong, dan kekeluargaan merupakan nilai-nilai khas bangsa Indonesia.
Pada masa orde baru, lambang ini juga digunakan oleh salah satu dari tiga partai pemerintah, yaitu Partai Demokrasi Indonesia/ PDI.

5. Padi Kapas
Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Padi dan kapas (yang menggambarkan sandang dan pangan) merupakan kebutuhan pokok setiap masyarakat Indonesia tanpa melihat status maupun kedudukannya. Hal ini menggambarkan persamaan sosial dimana tidak adanya kesenjangan sosial satu dengan yang lainnya, namun hal ini bukan berarti bahwa negara Indonesia memakai ideologi komunisme.

2. MENGENAL LAMBANG NEGARAKU INDONESIA


Lambang negara Republik Indonesia adalah Garuda Pancasila. Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid III dari Pontianak, yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno. Sedangkan Pancasila itu sendiri merupakan dasar filosofi negara Indonesia. Lambang ini menggambarkan seekor burung Garuda yang menghadap ke kanan, dengan kelima sila Pancasila di sebuah perisai di dadanya, dan cakarnya memegang kain yang bertuliskan motto Indonesia: Bhinneka Tunggal Ika. Garuda sebagai lambang negara menggambarkan kekuatan dan kekuasaan, dan warna emas melambangkan kejayaan, karena peran burung garuda dalam cerita pewayangan Mahabharata dan Ramayana.

Jumlah bulu burung garuda ini dibuat sedemikian rupa sehingga mengingatkan akan hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. Pada sayapnya terdapat 17 bulu, 8 bulu ekor, 19 bulu di bawah perisai, dan 45 bulu leher.

Perisai merupakan lambang pertahanan negara Indonesia. Gambar perisai tersebut dibagi menjadi lima bagian: bagian latar belakang dibagi menjadi empat dengan warna merah putih berselang seling (lambang bendera Indonesia), dan sebuah perisai kecil miniatur dari perisai yang besar bewarna hitam berada tepat di tengah-tengah. Garis lurus horisontal yang membagi perisai tersebut menggambarkan garis khatulistiwa yang tepat melintasi Indonesia di tengah-tengah. Perisai ini menggambarkan dasar negara Indonesia yaitu Pancasila.

1. MENGENAL NEGERIKU


INDONESIA, itu negeri yang kita cintai tapi sejauh mana kita mengenal negeri ini. Mengaku cinta tapi tidak kenal bagamana bisa! Untuk itu marilah kita coba mengenal negeri yang kita cintai ini. ''TAK KENAL MAKA TAK SAYANG''.

Banyak orang mengaku cinta Indonesia dan bangga menjadi warga negara Indonesia, tetapi tidak mengenalnya secara mendalam, bahkan terkadang dasar dan lambang negara Indonesia pun tidak tahu, sering pula terbalik antara lambang dan dasar negara.
Sebagai warga negara dan khususnya pemuda Indonesia sepantasnya tahu dasar dan lambang negeri tercinta ini. Dasar negara kita Pancasila dan Garuda sebagai lambangnya!

Garuda Pancasila akulah pendukungmu
Patriot proklamasi sedia berkorban untukmu
Pancasila dasar negara rakyat adil makmur sentosa
Pribadi bangsaku
Ayo maju.. maju
ayo maju.. maju
ayo maju.. maju..

Sponsored Links

Label

Sponsored Links

#top I orange fress script kang bagas96 copyright 2011
Mobile Template 4 blogger.com